Monday, February 14, 2011

Controlling car by light using Arduino + L293 +LDR (Pengendalian mobil dengan cahaya menggunakan Arduino + L293 + LDR)

IC L293 adalah IC Quadruple Half H Driver yang dapat digunakan sebagai driver 2 arah  untuk arus yang cukup besar (1A, untuk tipe L293D maks 600mA). datasheet ICL293 dapat diunduh disini .
Sebagaimana kita ketahui bahwa pin digital Arduino (umumnya) hanya bisa meng handle arus sekitar 40 mA, sehingga untuk menggerakan motor DC, stepper Motor, ataupun beban lainnya yang memerlukan arus besar perlu driver.
Tulisan ini menjelaskan cara menggerakan motor DC (asumsi motor DC 5V dengan konsumsi arus di bawah 500mA) dengan menggunakan IC L293 pada Arduino. Dengan formasi Biderectional Motor Control (informasi lanjut lihat data sheet) ,satu IC L293 dapat mengendalikan 2 motorDC dan masing2 motor dapat dikendalikan pada dua arah  (bidirectional) putaran (ClockWise atau CounterClockWise), dan arah putaran dapat dianalogikan sebagai maju dan mundur.
Berikut ini dibuat suatu aplikasi  Kendali 2 motor DC untuk maju ,berhenti dan mundur yang ditentukan oleh kekuatan cahaya, bila cahaya cukup, motor tidak bergerak (berhenti),  bila terang, motor bergerak kearah tertentu (maju) dan  bila  gelap, motor bergerak kearah yg berlawanan (mundur).Sensor cahaya yang digunakan adalah LDR yang dihubungan ke analog input (A0) dan secara sederhana dalam tulisan ini pembagian daerah kerja sensor thd respon cahaya dibagi 3 daerah yaitu daerah gelap (nilai sensor 0-341), daerah cukup cahaya (342-682) dan daerah terang (683-1023), artinya pada program variabel batasbawah=341 dan batasatas=682;  Tentu saja untuk nilai daerah kerja (batasbawah dan batasatas) yang sebenarnya thd lingkungan anda buat harus disesuaikan dengan kondisi cahaya setempat.

Demo Video

 (dalam percobaan ini menggunakan parameter batasbawah=700 dan batasatas=860)


Skema rangkaian




List Program:

/*
 Kendali 2 motor DC untuk maju ,berhenti dan mundur 
 yang ditentukan oleh kekuatan cahaya
 bila cahaya cukup motor tidak bergerak (berhenti)
 bila terang, motor bergerak kearah tertentu (maju) dan
 bila  gelap, motor bergerak kearah yg berlawanan (mundur)
 Motor 1 dan Motor 2 dihubungkan ke IC L293 (lihat skema)
 sensor menggunakan 1 buah LDR sambung ke pin A0 dan Vcc
 pin A0 ke ground pasang R = 10KOhm
 Oleh : Aan Darmawan
 Blog : http://valfa.blogspot.com
 Date : 14 Februari 2011  */

const int batasbawah=341;
const int batasatas=682;
// set batas atas dan bawah (threshold) dibagi 3 daerah sama rata
// (0-341) gelap, (342-682) cukup, (683-1023)terang
// nilai batas atas dan bawah ini bisa diubah sesuai dengan kondisi cahaya

int s1; // variabel untuk sensor

void setup() {                
  pinMode(2,OUTPUT);  // kendali motor 1
  pinMode(3,OUTPUT);  // motor 1 +
  pinMode(4,OUTPUT);  // motor 1 -
  pinMode(5,OUTPUT);  // kendali motor 2
  pinMode(6,OUTPUT);  // motor 2 +
  pinMode(7,OUTPUT);  // motor 2 - 
}
void maju(void){
  digitalWrite(2,LOW);
  digitalWrite(5,LOW);     
  delayMicroseconds(100);
  digitalWrite(3,LOW);
  digitalWrite(4,HIGH);     
  delayMicroseconds(100);
  digitalWrite(6,LOW);
  digitalWrite(7,HIGH);     
  delayMicroseconds(100);
  digitalWrite(2,HIGH);
  digitalWrite(5,HIGH);     
  delayMicroseconds(200);
}

void mundur(void){
  digitalWrite(3,HIGH);
  digitalWrite(4,LOW);     
  delayMicroseconds(100);
  digitalWrite(6,HIGH);
  digitalWrite(7,LOW);     
  delayMicroseconds(100);
  digitalWrite(2,HIGH);
  digitalWrite(5,HIGH);     
  delayMicroseconds(200);
}        

void henti(void){
  // berhenti
  digitalWrite(3,LOW);
  digitalWrite(4,LOW);     
  delayMicroseconds(100);
  digitalWrite(6,LOW);
  digitalWrite(7,LOW);     
  delayMicroseconds(100);
  digitalWrite(2,LOW);
  digitalWrite(5,LOW);     
  delayMicroseconds(200);
}

// main program 
void loop() {
  s1=analogRead(A0);  // ambil nilai dr sensor LDR
  if(s1<=batasbawah) { //mundur 
    mundur();
  }
  if(s1>batasbawah && s1<=batasatas) { // berhenti
    henti();
  }
  if(s1>batasatas) { //maju
    maju();
  }
  delay(10);              // tunggu 10 mdetik
}



23 comments:

Tri Syarifudin said...

makasih buat informasinya
sungguh sngat membantu

Aan Darmawan H said...

Sama-sama.... semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi....

Azhar said...

mas klo mau ngendaliin pake potensio meter bisa kah?

Aan Darmawan H said...

Mas Azhar, Bisa saja pakai potensiometer,cuma mengendalikannya jadi repot, perlu kabel penghubung dari potensiometer ke arduinonya... lebih baik pakai wireless (Infra merah, bluetooth, wifi, xbee dsb)

Azhar said...

saya malah ingin manual mas, jadi dinamonya saya kontrol pakai potensio...?
tapi saya bingung, komponen yg dipakai apa saja ya,,, selain ic tersebut,,,

Unknown said...

mas kalo pake motor 24 volt bisa gak?

Aan Darmawan H said...

@Survi: Bisa pake motor 24V, sumber tegangan 24V terpisah dari sumber tegangan untuk mikrokontrolernya,24 V masuk ke Vcc2 pada IC L293.

I-See Collection Shop said...

@Darmawan Aan: sangat membantu mas, tp klo dengan menggunakan 1 motor outputnya bisa maju mundur, gmn syntax nya? jzk

Aan Darmawan H said...

@Sang Ulung: intinya sama saja, pasang saja 1 motor (tidak usah 2) pada rangkaian di atas, maka motor tsb dapat bergera "maju" (CW/Forward) atau "mundur" (CCW/BackWard) sesuai instruksinya.

I-See Collection Shop said...

@Darmawan Aan:Mas sy sudah coba. tp klo inputnya gelap output nya kedua motor bergerak, klo inputnya terang kedua motor outputnya tidak bergerak, jadi tidak sesuai, itu gmn ya mas solusinya?

Aan Darmawan H said...

coba adjust variabel nilai batasAtas dan batasbawah nya

Unknown said...

Mas, saya punya project tentang gorden otomatis menggunakan sensor LDR. Kalau pake sketch yang ini bisa? Maaf mas, saya masih awam soal ginian hehe

Aan Darmawan H said...

@hilman:secara konsep penggunaan LDR sebagai sensor cahaya untuk membuat pengendali gorden otomatis bisa, tapi yang pasti sketch ini tidak bisa langsung diterapkan, tentunya sketch nya harus dimodifikasi.

Unknown said...

gan,, itu komponenya 5 macam aja?? masih ada komponen lain gak gan??

Aan Darmawan H said...

@Haris: komponen inti hardware memang hanya 5, yang lain adalah body mobil robot,kabel,pcb/breadboard untuk penempatan LDR, power supply dll

Unknown said...

Mas ada contoh program arduino ke driver motor untuk kendali 4 motor dc?

Unknown said...

Contoh program untuk modul driver motor L298N PWM

Aan Darmawan H said...

@ Moh Eri, contoh program untuk modul driver L298 bisa dilihat di http://valfa.blogspot.co.id/2013/06/motorshield-elmarino-11.html dan untuk mengendalikan 4 motor, gunakan 2 buah motorshield atau rangkaiannya dibuat 2 kali, (1 driver L298 dapat mengendalikan 2 motor jika ingin dapat mengendalikan dua arah)

Unknown said...

mas itu dapat batas atas sama bawah dari rumus atau perkiraan mas ?

Aan Darmawan H said...

@Bahry, batas atas dan batas bawah hasil eksperimen (trial & error) ,tidak menggunakan rumus

Unknown said...

mas kalau menggunakan 2 ldr jadi gmna , untuk mode berhenti dan code pembanding ldr 1 dan ldr 2, ohon bantuannya

Aan Darmawan H said...

@Iqbal, saya tidak dpt menangkap maksud dari yg anda tanyakan? bisa diperjelas pertanyaannya?

Unknown said...

Mas saya punya tugas untuk menggunakan sensor imfrafed dan motor servo untuk rangakaiannya gimana ya sama programnya untuk buat parkir otomatis. Serta untjk counting banyaknya mobil yg masuk gimana ya?